Tampilkan postingan dengan label Natal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Natal. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Desember 2010

Natal Kelam : Aku Dilanda Demam, Apa penyebabnya?

Sungguh menyakitkan rasanya menyadari dimana setiap orang berbahagia menyambut hari penyelamatan, aku terbaring sakit seorang diri di sebuah kamar kost yang berukuran 4 x 3 m. Kebahagiaan yang kudapatkan berubah menjadi sebuah bencana disaat aku merasakan bahwa ada hal yang aneh terjadi di dalam tubuhku: Demam. Demam skala sedang ini mengerogotiku sejak semalam disaat hari Natal tiba. Entah apa penyebabnya aku bisa diserang oleh virus influenza ini(Aku demam sekaligus flu), tapi yang jelas semalam cuaca memang masih baik dan tidak ada turun hujan, memang suhu dan kondisi cuaca sering berganti-ganti akhir-akhir ini, maka tak heran kondisi iklim yang pancaroba seseorang mudah terserang penyakit yang menjengkelkan ini.

Yang menjadi pertanyaannya, demam jenis apa yang aku alami, apakah demam berdarah,Chikungunnya atau lainnya? Ah..Jangan sampai lah demam-demam yang berbahay seperti Demam berdarah dan Malaria, sebab saya yakin saya hanya menderita demam biasa alias demam yang disebabkan oleh virus Influenza. Mengerikan sekali apabila saya mendapati tubuh terserang demam-demam yang mematikan tersebut, apalagi saat ini tidak ada teman di tempat kost sebab mereka semua pergi pulang ke kampung halaman masing-masing, sedangkan saya berjuang untuk menyelesaikan skripsi yang mengakibatkan harus mengorbankan liburan Natal pada tahun ini. Tapi itu bukanlah masalah sebab upah atas kerka keras saya saat ini akan terbayarkan dikemudian hari.

Untuk mengetahui jenis demam apa yang saya alami, tentu saja saya melakukan beberapa riset tentang penyakit ini, hal ini bertujuan untuk mengetahui jenis demam apa dan bagaimana car menyembuhkan demam tersebut. Berdasarkan riset saya ke situs-situs kesehatan seperti Sobatsehat.com, dapat saya sebutkan 6 jenis demam yang biasa menyerang manusia, ke enam jenis demam tersebut adalah:

1. Deman Berdarah

Demam berdarah ini disebabkan oleh virus yang dinamalkan virus dengue, adapun tanda-tanda orang terkena demam berdarah antara lain:
  • Demam terus menerus selama 2-7 hari;
  • Disertai tanda pendarahan seperti petekie (bintik merah pada kulit), epistaksis(mimisan) dan melena(berak darah)
  • Drai hasil pemeriksaan laboratorium dapat ditemukan bahwa jumlah tombosit dalam tubuh menurun(Trombostipenia) dan terjadi peningkatan terhadap jumlah hematokrit(Hemokonsentrasi).

2. Demam Chikungunya

Demam ini disebabkan oleh Strain dari golongan virus Chikungunnya. adapun tanda-tanda seseorang yang terkena demam ini dapat diketahui apabila:
  • Demam dirasakan terus menerus selama 3-5 hari;
  • Sakit kepala seperti terasa tegang;
  • dan nyeri otot.

3. Demam Influenza

Demam yang satu ini merupakan langganan orang Indonesia, disebabkan oleh Virus Influenza dan merupakan demam yang umum terjadi di masyarakat. Adapun tanda-tanda orang terkena demam ini adalah seperti:
  • Demam selama 1-2 hari;
  • Sakit Kepala;
  • Sulit menelan ludah atau terasa sakit untuk menelan;
  • Sesak nafas;
  • Hidung tersumbat;
  • dan berdasarkan hasil laboratorium dapat diketahui bahwa hanya sedikit peningkatan terhadap leukosit (sel darah putih) dan kriteria kondisi darah pada umumnya berjalan secara normal.

4. Demam Malaria

Demam ini disebabkan oleh virus yang bernama Plasmodium, yang biasanya dibawa oleh nyamuk-nyamuk yang bertelur pada musim hujan dan memecahkan diri pada musim kemarau. Adapun tanda-tanda dari orang yang terkena demam ini antara lain:
  • Demam terus menerus selama 2-7 hari;
  • Nyeri otot-otot, kepala dan seluruh badan;
  • Badan Mengigil dan keringat dingin.

5. Demam Tifoid

Demam ini disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhosa atau Parathyphosa. adapun orang yang dilanda demam ini akan mengalami indikasi awal seperti:
  • Panas badan bisa lebih dari 7 hari;
  • Mual-mual;
  • Muntah;
  • Diare
  • dan gangguan pencernaan lainnya;
  • Dilakukan pemeriksaan darah untuk memeriksanya.

Ke lima-lima jenis dema diatas merupakan demam yang sering terjadi kepada manusia disamping demam cinta :). dan setelah saya selidiki apa yang terjadi dan saya rasakan dalam tubuh saya dengan mencocockan jenis-jenis demam yang telah dijelaskan di atas , dapat dismpulkan bahwa saya mengalami Demam Influenza, yaitu demam yang disebabkan ole virus Influenza. Cukup lega rasanya mengetahui bahwa demam yang saya alami hanya demam biasa dan akan sembuh dalam waktu 1-2 hari berikutnya. yang menjadi pertanyaannya mengapa saya dapat terkena Demam Influenza, saya rasa alasannya adalah sebagai berikut:

1. Mengkonsumsi Makanan Yang Tidak Bersih

Harus saya akui bahwa saya jarang cuci tangan ketika mau makan, kebiasan ini terus saya lakukan meskipun saya baru memegang sampah dan tentunya hal ini merupakan sesuatu yang berbahaya meningat saya terkadang makan meskipun memakai sendok selalu saja menggunakan tangan dalam keadaan ytertentu, seperti menggigit ayam goreng(kan harus menggunakan tangan tuh). Dan oleh karena tangan yang tidak bersih tersebut menyebabkan makan yang saya konsumsi tercemar dengan virus ataupun bakteri yang terdapat di dalam tangan saya.

2. Terkena Hujan Tapi Tidak Mandi

Bulan Desember memang musim hujan bukan rahasia lagi kalau bulan yang identik dengan kedinginan ini banyak orang terkena serangan penyakit terutama demam.flu ,sakit kepala dan penyakit lainnya yang disebabkan oleh pancaroba iklim. Entah saya lupa atau tidak sepertinya ada kejadian disuatu malam ketika saya baru pulang dari membeli makan malam akan tetapi karena kehujanan, baju basah dan perut lapar,langsung saja saya makan tuh makanan yang barusan dibel. Keinginan semual untuk mandi pun jadi terlupakan, malah nongkrong tak berkutik di depan komputer nyambi berinternet ria. Memang sebenarnya kebiasaan buruk yang satu ini harus dihilangkan kalau mau menghindari penyakit-penyakit musiman seperti demam, dll.

3. Bergadang

Masalah yang satu ini merupakan langganan saya setiap hari, harus diakui bahwa sejak mengenal internet saya lebih suka menghabiskan waktu malam dengan berinternet ria, tapi itu terbatas hanya jika besok hari libur sehingga keinginan untuk berinternet ria dapat tersalurkan sampai jam 06.00 pagi(Guelee benerrr!). Alasan saya mengunakan malam hari sebagai waktu berinternet ria karena justru pada malam harilah kecepatan akses internet modem saya menjadi dua kali lipat dibandingkan kinerjanya pada siang hari, aneh memang mungkin karena saya pake modem murahan kali ya, sehingga kalau siang hari ketika semua orang pada online saya hanya kebagian secuil bandwith dari jasa operator internet yang saya gunakan. Dan mungkin juga pada malam hari para pengguna internet pada bobo semua sehingga kecepatan akses modem saya meningkat drastis. Sungguh ironis memang.

Ya kesimpulannya ketiga masalah di atas lah yang menyebabkan terbaring lemasnya saya di tempat tidur sambil mendengarin lagu mellow menunggu sang dewi malam menidurkan angan-angan dan mimpi-mimpiku terbang ke tempat tertinggi(Cuih....lebay!). Tapi ya sudahlah mudah-mudahan besok penyakit ini sudah minggat dalam tubuhku sebab itu membuatku tidak dapat beraktivitas dengan sempurna. Ya mungkin hanya doa yang dapat kupanjatkan, Sembuhkan saya Tuhan. Amin.

Sabtu, 25 Desember 2010

Kerinduan Akan Natal Keluarga


Menjalani Hari Natal dalam kesendirian bukanlah hal yang menyenangkan, apalagi untuk anak kost-kostan, semuanya serba sepi mengingat para kawan sekost sudah pergi melalangbuana ketempat asalnya masing-masing. Suasana natal begitu berbeda di sini jika dibandingkan dengan Natal yang dirayakan dengan keluarga di Kampung halaman, meskipun tidak jauh berbeda keadaannya. Natal tahun ini seperti hari-hari biasa bedanya pergi ke Gereja tidak pada hari minggu. dan seperti biasanya jika muslim liburan tiba semuanya pada tutup mulai dari Rumah Makan sampai kedai-kedai yang membuat sengsara hidup semakin menjadi-jadi. Tapi di Medan ini beda jika diperhatikan msekipun tanggal 25 Desember adalah tanggal merah, masih ada saja yang buka termasuk rumah makan, mungkin karena rumah makan di Medan kebanyakan pemiliknya Non-Kristen sehingga mereka tak menganggap hari ini sebagai hari libur.

Tidak ada perbedaan bagi saya yang tinggal jauh dari keluarga oleh karena satu misi yang mengharuskan jiwa untuk bekerja keras mengisi kepala dengan segudang ilmu, guna bekal untuk berperang di kemudian hari. Hari ini tidak seperti Natal jauh sebelum saya mengenal apa itu perayaan. Natal bagi saya seperti sebuah festival yang harus dijalani oleh seluruh anggota keluarga, bersenang-senang lantas tidur dengan kebahagiaan dan kebersamaan. Makanan-makanan yang memanjakan lidah menjadi instrumen yang mendukung semangat natal keluarga ini. Semuanya berbaur dengan perasaan saling memaafkan diantara sesama anggota keluarga. Silahturahmi ke kerabat-kerabat dekat pun menjadi ajang yang juga ditunggu-tunggu. Sungguh menyenangkan semuanya.

Akan tetapi Saya tidak merasakan Natal itu sekarang, saya ingin merasakan kembali Natal bersama keluarga dan mengecap keheningan dan kesucian malam Natal di Gereja. Sungguh hal yang tidak ingin saya lewatkan perayaan yang hanya datang satu kali dalakm satu tahun ini. Hati merasa kesal lantas menyalahkan nasib mengapa hal ini bisa terjadi. Hah?? apakah ini adil untukku? atau hanya aku saja yang terlalu naif terhadap kehidupan, tapi entahlah mengapa hal ini tersu menghantui minggu-mingguku sebelum menjelang Natal tiba.

Meskpin Saya tidak dapat merasakan Natal Keluarga tahun ini , saya yakin saya dapat merasakan kembali semangat dan kemeriahan Natal bersama keluarga di kemudian hari seperti pepatah mengatakan bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian, maksudnya mungkin saya tidak mendapatkan kebahagiaan Natal pada tahun ini, tapi siapa yang tahu kalau di masa yang akan datang perayaan Natal dalam kehidupan saya lebih meriah dari apa yang saya bayangkan sebelumnya, karena yang jelas harapan itu adalah hak setiap orang untuk mendapatkannya.

He..he.. celoteh nya terlalu panjang nih. BTW Selamat Hari Natal Semua, Tuhan Yesus Memberkati.

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails