Saya bukan tipe orang yang menyukai bintang pop instan dan rakitan Youtube sebagai contoh Justine Bieber, Rebecca Black atau lulusan kontes menyanyi seperti American Idol ataupun X-Factor.Karena menurut saya mereka tidak mempunyai suatu karisma unik untuk terkenal melainkan hanya berharap dapat dipuja-puja oleh penonton untuk jangka waktu tertentu. Hasilnya lihat saja banyak Alumni lulusan kontes nyanyi tersebut yang tenggelam jauh kembali ke asalnya. Sebagai contoh di Indonesia ada Joy Tobing Idol dan Very AFI yang keduanya sama-sama pemenang kontes akan tetapi tak diketahui lagi kabar-kabarinya. hal ini tentunya memicu suatu anggapan bahwa popularitas yang didapatkan secara instan maka akan tenggelam begitu saja dengan instan pula. Sangat tragic tentunya.
Beralih ke permasalahan semula, akhir tahun 2012 bermunculan nama-nama baru di blantika musik dunia sebut saja One Direction, Nicki Minaj dan muka-muka baru lainnya menghiasai telinga kita dengan jenis musik yang mereka usung. Akan tetapi hanya satu artist yang mengambil perhatian saya, namanya Carly Rae Jepsen, seorang gadis dari Negara Kanada yang mendulang kesuksesan dengan single hitsnya yang berjudul "Call Me Maybe". Jujur meskipun musiknya terdengar sangat catchy, lincah dan ngebeat tapi menurut saya arti lirik dari lagus tersbut sangat kekanak-kanakan. sebagai contoh penggalannya seperti ini ...."Hey I I've Just met you and this is crazy, but here my number so Call Maybe..". Terlalu lebay gak sih liriknya?
Tampilkan postingan dengan label Artis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artis. Tampilkan semua postingan
Selasa, 06 November 2012
Selasa, 06 Desember 2011
Foto Veena Malik Di Majalah FHM
Media Pakistan sedang diguncang amarah, sebab aktris kenamaan Pakistan Veena Malik tampil seronok di Majalah khusus pria dewasa, For Him Magazine atau sering disingkat dengan FHM. Veena Malik yang dalam cover majalah tampil tersebut tanpa busana sehelai benang pun menguraikan aksinya sebagai bentuk protest terhadap pemerintah dan badan intelijen Pakistan (ISI) yang diduga dalang terhadap aksi terorisme yang sering terjadi di India.
India dan Pakistan memang dapat dikatakan musuh bebuyutan, meskipun secara populasi mereka merupakan satu ras akan tetapi sepertinya perbedaan agama yang dianut keduanya memisahkan bahkan sering menimbulkan peperangan diantara keduanya. Tercatat sudah tiga kali Pakistan dan India berperang, hal itu belum dihitung dengan aksi terorisme yang Pemerintah India menuduh Badan Intelijen Pakistan (ISI) berada di balik serangan itu.
Veena Malik adalah salah satu selebritas Pakistan yang berhaluan liberal dan sangat mencekal setiap aktivitas kotor Pemerintah Pakistan. Dia dipuji-puji masyarakat Indian dan kelompok liberal Pakistan karena berani lantang menyuarakan protestnya kepada Pemerintah Pakistan.
Akan tetapi di sisi lain Malik di caci mati-matian oleh Masyarakat Pakistan dan Pemerintahnya. Mereka mengatakan bahwa Veena Malik merupakan pengkhianat bangsa sekaligus aib buat Pakistan. Sebagai tambahan kelompok Konsevatif Pakistan bahkan menuding Veena Malik mencoba merendahkan martabat Pakistan khusunya dan Islam pada umumnya di Mata dunia internasional. Malik sendiri tidak merespon pemberitaan ini.
Langganan:
Postingan (Atom)

