Rabu, 13 Maret 2013

Lia Amilia Radulovic : Srikandi Indonesia Yang Menerbangkan Amerika


Lia Radulovic - Saya tertarik dengan salah satu bintang tamu acara Talk Show Bukan Empat Mata yang ditayangkan di Trans TV 4 Maret 2013 semalam. Pada tayangan yang dbawa komedian kocak Tukul Arwana tersebut mengambil tema sosok-sosok orang Indonesia yang berprestasi di Luar Negeri ataupun sebaliknya Warga Negara Asing yang berprestasi di Indonesia. Bintang tamu pertama adalah Laura Mulyadi, Model Indonesia campuran yang lalang melintang di dunia model, kalau saya gak salah  Laura ini juga salah satu finalis Putri Indonesia yang lalu. Bintang tamu yang kedua adalah sosok Pria dewasa yang saya tidak mengiukti jalan interview tukul dengannya, sedangkan bintang Tamu yang ketiga adalah Pesepakbola Naturalisasi asal Belanda yang saya lupa namanya tapi si doi sedikit bisa berbahasa Indonesia meskipun harus mendapatkan bantuan sedikit dari bintang tamu yang Keempat dan Olla Ramlan untuk translasinya. Dan Bintang Tamu terakhir adalah sosok yang membuat saya kagum sekaligus topik dari posting saya hari ini.

Namanya Lia Amilia Radulovic, sekilas jika ditilik dari namanya terkesan campuran antara nama orang Jawa dan nama orang Serbia-Bosnia.Tapi jangan salah, Mba Lia ini asli dan murni orang Indonesia lho!. Lahir di Jakarta pada tanggal  12 Januari 1978, Lia tidak pernah berfikir dirinya bakal berkecimpung di dunia Militer Negara Paman Sam. Ya ! Dunia Militer!.

Kamis, 07 Maret 2013

Positips: Bagaimana Menghadapi Sosok Negatif di Kantor? Just Stay PACEY !

Dunia kerja memang suatu tantangan bagi para kaum muda yang baru saja lulus., saya pun demikian. Meskipun saya tidak lagi dikategorikan sebagai Kaum Muda ataupun Freshgraduate, akan tetapi saya masih tergolong baru di dunia kerja. Lengkap belum genap 1 (satu) tahun saya bekerja pasca kelulusan saya dari perguruan tinggi, banyak rintangan dan permasalahan yang dihadapi membuat saya sadar sebenarnya dunia kerja itu bukan suatu hal yang menyenangkan yang sebelumnya banyak orang pikirkan. Kebanyakan orang berfikir bahwa mendapatkan pekerjaan adalah hal yang menyenangkan, hal itu benar dan tentu saja bagi saya secara personal mendapatkan pekerjaan adalah suatu anugerah yang patut diperjuangkan. Akan tetapi kebanyakan para Job Seeker ini belum sampai menyadari bahwa arti pekerjaan bukan hanya gaji dan rutinitas, lebih dari itu pekerjaan adalah suatu proses pendewasaan dari manusia setengah dewasa ke manusia dewasa bermental baja.
 
Akan tetapi kebanyakan gagal melalui tahap proses ini, kebanyakan mereka lebih memilih untuk berjalan dan mencari titik poin comfort zone. Akibatnya tidak lebih dari 1 bulan bekerja kebanyakan para pekerja baru ini hengkang dengan berbagai alasan seperti job desk tidak sesuai, kurang bersosialiasi, konflik antar pekerja dan lain hal sebagainya. Kunci utama dari kebanyakan kegagalan para pekerja baru tersebut terletak bagaimana mereka mengatasi diri mereka dan mengontrol respon terhadap orang lain. Untuk yang kedua yaitu mengenai cara mengontrol respon terhadap orang lain akan saya jelaskan dengan terperinci di sini sedangkan untuk yang pertama yaitu mengatasi diri sendiri akan saya jelaskan di waktu yang akan datang.

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails