Tampilkan postingan dengan label Hebat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hebat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Juli 2012

Stephen Wiltshire : Si Manusia Kamera

Tuhan memang Agung, ciptaanya penuh misteri dan luar biasa. Stephen Wiltshire contohnya. Pemuda asal inggris ini dijuluki sebagai Manusia Kamera oleh berbagai media karena kemampuannya menggambar topografi dari setiap tempat yang berbeda hanya dengan sekali melihatnya melalui helikopter yang terbang di atas kota yang ingin dia gambar. Kamampuan Stephen ini sudah ada sejak berusia 5 tahun dan menjadi terasah sampai dia diwisuda dari Kampusnya City and Guilds of London Art School.

Padahal jika tilik latar belakang dari pemuda yang berketurunan India Barat ini sangat terbalik dengan kemampuan yang ia punyai. Stephen adalah penderita Autis sejak kecil, dia dilahirkan tuli dan baru belajar berbahasa ketika dia berusia 5 tahun. Tapi kekurangan yang Ia miliki sama sekali tidak mempengaruhi semangat hidupnya. Stephen kecil akhirnya bersekolah di Quinsmill School setahun setelah ayahnya meninggal dunia akibat kecelakaan sepeda motor. Sedih memang, tapi Stephen tidak mengerti kondisi yang ia alami pada saat itu. Di sekolah Stephen sangat aktif dan karena ketidakmampuannya berbicara Ia akhirnya menggunakan sarana menggambar dalam berkomunikasi.

Senin, 03 Agustus 2009

Wah...Hebatnya Si Manusia Roket

Kalau Anda pikir X-Games, Rodeo ataupun Motorcross adalah permainan yang paling berbahaya dan menakutkan di dunia, Anda mungkin salah, sebab Anda belum pernah bertemu dengan Mr.Bob Maddox. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai Pembuat kabinet kayu ini memang sudah putus syaraf rasa takutnya. Pantas saja sebab Ia berencana untuk menembakan dirinya dengan menggunakan meriam yang berkekuatan 4 kali tenaga pesawat Jet yang dapat menerbangkan tubuhnya sejauh 25.000 kaki (3000 KM) ke udara(gile bener..)

Parasut memang telah dipersiapkan untuk membawanya kembali ke bumi dengan selamat, akan tetapi menurut beberapa kalangan itu masih sangat berbahaya dan perbuatan gila yang dilakukan oleh seorang manusia. Meskipun diragukan soal keselamatannya Pria yang berdomisili di Medford, Oregon ini mengatakan bahwa ia tak takut untuk melakukannya. perlu diketahu bahwa Maddox sebelum ini telah merasakan asam garam dunia Extreme , skydiving sudah makanan sehari-harinya sedangkan Bundgee Jumping dia sudah dapat dikatakan master.

Tapi apakah sama dengan percobaan yang akan dilakukannya? well syukurlah ia juga memang ahli dalam bidang peroketan. Roket pernah dipakainya saat melakukan beberapa Skydiving, tapi itu berbeda sekali dengan apa yang akan dicobanya nanti. Jikalau pada skydiving Roket digunakanya untuk membuat dirinya bisa terbang bagaikan burung, sedangkan ini yang dijadikan Roket adalah Tubuhnya sendiri, jadi itulah mengapa banyak pihak yang mengkhawatirkannya.

Meskipun Ia mengatakan tidak takut untuk melakukannya akan tetapi rasa kekhawatiran akan kegagalan sering melanda benaknya . Mengingat resiko fatal yang akan dideritanya apabila terjadi keslahan. Akan tetapi Maddox mengatakan Ia telah mepersiapkan semua itu. Semua telah saya coba baik pada meriam, parasut ataupun tubuhnya. Mungkin yang paling berbahaya dan perlu dipersiapkan matang-matang adalah meriamnya. Oleh sebab itulah Maddox sangat mengantisipasi akan terjadinya kesalahan di elemen ini. apabila timbul gejala kesalahan maka meriam itu secara otomatis akan rusak dan ada selang beberapa waktu bagi saya untuk keluar dari meriam sebelum akhirnya meriam itu meledak dengan sendirinya.

Maddox sendiri mengatakan bahwa percobaan ini belum pernah dilakukan sebelumnya oleh siapapun, oleh karenanya hal ini merupakan tantangan pribadi bagi dirinya. Kalau Ia berhasil kemungkinan Ia bakal dimasukan dalam Buku Guinnes Book of Reccord sebagai Si manusia Roket.

Ditanya soal motif ia melakukan perbuatan berbahaya tersebut, pria yang juga merupakan seorang seniman ini mengatakan Saya bukan mencari uang ataupun ketenaran, saya hanya ingin mewujudkan keinginan yang saya ciptakan. Sekarang Ia sedang mencari Sponsor untuk membiayai percobaanya tersebut. Adapun besarnya menurut surat kabar Oregonia diperkirakan sekitar US$40.000 atau kira-kira Rp.400.000.000.

Ada yang mau menyumbang....?



LinkWithin

Related Posts with Thumbnails