Senin, 06 Desember 2010

Browsing Di Kampus

Internet merupakan salah satu hal yang paling penting dalam hidupku, bukan hanya manfaatnya untuk menghidupkan aktivitasku sebagai seorang Blogger, akan tetapi hiburan yang kudapatkan dari jaringan dunia maya ini. Sulit sekali untuk mendeskripsikan apa itu yang dinamakan Internet, akan tetapi yang jelas hal ini sudah merupakan kebutuhan yang sangat riskan terutama untuk kalangan masyarakat barat. Indonesia pun membenah diri agar seluruh penduduknya dapat menikmati manfaat dari penemuan yang luar biasa ini. Tampaknya hal itu sudah berhasil, terbukti dari data yang saya dapatkan bahwa Indonesia merupakan negara terbesar keempat di dunia dalam hal penggunaan internet, bahkan Blogger Indonesia telah terkenal di dunia maya dengan keampuhannya sebagai seorang penulis baik menggunakan bahasa Indonesia maupun Bahasa Asing.

Akan tetapi tidak dapat dipungkiri sarana internet di Indonesia tidaklah gratis, bahkan menurut informasi yang saya dengar di daerah pelosok Internet merupakan hal yang langka. Kebutuhan manusia modern ini sangat sulit untuk dinikmati oleh sebagian besar masyarakat tanah air. Semuanya serba mahal, begitu juga di Intenet, sebagai contoh rata-rata warnet di Kota Medan(Kota Tempat Saya tinggal) mematok harga jasa penggunaan internet mereka dengan banderol 3000/Jam. Sepintas memang terlihat murah akan tetapi jika Anda seorang internet addict atau memerlukan jasa internet sebagai kebutuhan sehari-hari, Rp. 3000 bukanlah hal yang murah. Kocek pun akan terasa terkuras apabila memenuhi keinginan diri untuk berinternet ria. Kapankah internet akan menjadi hal yang gratis di Tanah air yang tercinta ini?

Well, sepertinya internet gratis telah terealisasi di Kampus saya, Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara. Kampus tertua di Pulau sumatera ini telah menyediakan sarana internet gratis berupa Hotspot di setiap Fakultas,salah satunya adalah fakultas tempat saya menimba ilmu sekarang ini, Fakultas Hukum. Merupakan hal yang sangat menggembirakan sewaktu pertama kali mengetahui bahwa terdapat internet gratis di Kampus saya, hal yang baru akan terbentuk tentunya, yaitu berinternet ria sampai sore.

Internet di kampus saya mempunyai kecepatan lebih dari rata-rata kecepatan internet di warnet-warnet, bahkan jika saya sedang mendownload file yang bermega byte kecepatannya tidak berubah bahkan cepat tersimpan dalam waktu yang sangat singkat. Tak pelak lagi keuntungan ini menjadikan saya lebih gila dalam mendownload file-file yang selama ini saya idamkan, bukan hanya sekedar lagu tapi hal-hal yang berbau software bajakan pun ikut memenuhi hasil koleksi mengunduh ria yang saya lakukan.
Tapi yang perlu diketahui bahwa internetan gratis di kampus ini tidak selamanya menyenangkan, ada saja hal-hal yang menjadikan para penjelajah dunia maya kesal dibuatnya. Kecepatan akses yang diberikan oleh pihak kampus tidaklah satbil dan terus mengalami perubahan tergantung dari banyaknya pengguna di kampus itu. Memang menyebalkan rasanya ketika sedang asyik ria mendownload file kesayangan diganggu oleh lemotnya kecepatan akses. Memang pada dasarnya hal ini bukanlah salah siapa-siapa, hanya mekanisme teknis saja yang berjalan mengapa hal ini bisa terjadi. Maksudnya semakin banyak pengguna akses internet di kampus maka semakin lambat juga akses internet yang didapatkan, mirip hukum permintaan dan penawaran di Ilmu Ekonomi gitu.

Meskipun begitu aku sangat bersyukur dapat menikmati akses internet yang gratis di kampusku yang tercinta ini. Hal itu bukanlah hal yang berlebih mengingat internet masih hal yang sangat langka di negeri gatot kaca ini khususnya di daerah-daerah pelosok yang tidak terjamah oleh perkembangan teknologi. Mudah-mudahan fenomena internet gratis yang telah menjamur di setiap kampus di Indonesia, dapat juga terealisasi di pelosok-pelosok daerah yang jauh akan perkembangan teknologi dan informasi sehingga semua rakyat Indonesia akan mendapatkan manfaat dari penemuan terhebat dari abad ke 20 ini.

Tidak ada komentar:

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails