Sabtu, 01 Agustus 2009

Seorang Pria Di Hukum Karena Ngeseks Dengan Seekor Kuda (Gila!)

Memang Zaman sudah berubah, kegilaan makin menjadi-jadi saja di abad ini. Contohnya saja kelakuan seorang pemuda AS bernama Rodel Vereen yang tinggal di Longs, Negara Bagian South Carolina. Dia ditangkap oleh pihak kepolisian setelah Barbara Kenley pemilik seekor kuda mengadu dan melaporkan bahwa Kudanya telah diperkosa oleh seorang Pria. Yang lebih memalukan lagi rupanya kelakuan pria aneh itu telah direkan secara diam-diam pemiliknya tadi. Selanjutnya wanita itu memergokinya dengan membawa senapan seraya memanggil polisi untuk menangkap sipemerkosa kudanya tersebut.

Uniknya kejadian ini bukanlah yang pertama kalinya Vereen didakwa melakukan perbuatan yang tak lazim itu. Tahun lalu pria yang berprofesi sebagai pengacara itu telah diputuskan bersalah karena telah melakukan hubungan seks dengan kuda yang sama setelah kenley pemilik kuda menangkap basah dirinya tengah ngeseks dengan kudanya di kandang yang sama. Verdeen sendiri telah di jatuhi hukuman percobaan dan dimasukan dalam daftar hitam penjahat seks berat di Negara Paman Sam itu.

Selanjutnya Barbara Kenley menambahkan bahwa sebenarnya ia telah curiga akan keadaan Kudanya yang bernama Sugar tersebut. Menurutnya kuda miliknya yang berumur 21 tahun tersebut sering berkelakuan aneh akhir-akhir ini, dia sering bersikap sangat kasar bahkan cenderung menyerang jika ada orang yang masuk ke kandangnya yang terletak di sekitar 20 mil dari timur laut Pantai Myrtle. Kenley curiga bahwa Sugar telah cederai oleh secara seksual oleh Vereen oleh karena itulah Ia langsung melaporkan pihak kepolisian. Akan tetapi kepolisian menyangkal dan kerap mengatakan bahwa pelakunya bukanlah orang yang sama. Saya tidak percaya jika ada 2 orang yang melakukan hal yang tidak lazim kepada kuda yang sama di daerah yang sama, itu sangat tidak masuk akal, ungkap wanita itu. Rasa penasaran pun terus menyelimutinya

Menginap Beberapa Malam di Kandang Kuda

Akibat rasa penasarannya yang besar, Kenley pun melewatkan beberapa malam di kandang, yang jauhnya sekitar empat mil dari rumahnya, tetapi tidak menemukan apa apa. Oleh sebab itu dia memasang kamera pengawas, dan ketika dia memeriksa hasil rekaman tanggal 19 Juli, dia seakan tak percaya bahwa sedang melihat laki-laki sama melakukan hal sama terhadap kudanya. Meskipun begitu Kenley tidak semerta-merta menelpon polisi karena dia mempunyai rencana tertentu untuk melakukan sesuatu agar laki-laki tersebut tidak kembali lagi ke kandang dan melakukan hal yang tak senonoh kepada kudanya. Selebihnya Kenley ingin memastikan pria berusia 50 tahun itu ditangkap. Oleh sebab itulah pada Minggu senin ia membawa senapannya. Dan tidak disangka-sangka Vereen pun muncul. Kenley tak menyia-nyiakan kesempatan wanita mengendap-endap kearah Vereen seraya menodongkan senapan kepada Pria paruh baya itu. Selanjutnya Wanita tersebut memaksa Pria aneh tersebut masuk ke mobil miliknya serta langsung menguncinya sambil menunggu kedatangan polisi yang telah dihubungi beberapa jam lalu. Ketika di interogasi Vereen mengatakan ia tidak melakukan apa-apa di kandang kuda itu, akan tetapi Kenley menyangkalnya dengan mengatakan bahwa lelaki itu dikenalnya dan Ia mempunya pita rekaman bahwa pria tersebut sedang ngeseks dengan kudanya.

Vereen, akhirnya didakwa karena masuk ke pekarangan orang lain tanpa izin aan tetapi dakwaan itu berubah menjadi kejahatan seksual terhadap hewan setelah pihak kepolisian menonton rekaman perbuatannya yang tak lazim itu. Jika terbukti bersalah Vereen diancam hukuman 5 tahun atau lebih. Padahal sebelumnya tahun lalu Ia telah di jatuhi hukuman percobaan setelah terbukti bersalah melakukan kejahatan seksual yang sama. Ia dihukum 3 tahun tahun masa percobaan dan di perintahkan agar menjauhi kandang kuda milik Kenley ditambah pemasukan dirinya dalam daftar hitam penjahat seks di Negara tersebut.

Sekarang pria bermatapencaharian sebagai pengaracara tersebut berada di balik jeruji besi seraya menunggu keputusan final kasusnya dan analisa kepolisian mengenai apakah dirinya telah melnggar hukuman percobaan yang telah dijatuhi kepadanya sebelum kasus ini.


Daya Tarik Kasus ini jika dihubungkan dengan Indonesia

Ada yang menarik perhatian saya sehubungan dengan kasus ini. Yang pertama tentunya kegilaan dari Rodel Vereen itu sendiri, tapi itu bukanlah yang utama. Yang saya herankan mengapa seorang pengacara yang mana di Indonesia merupakan suatu profesi kelas atas dan cenderung berkelimpahan harta lebih memilih berhubungan denga binatang daripada manusia, apakah dia memang sudah hilang akal sehatnya? Entahlah. Yang kedua ialah saya tertegun serta heran bahwa di Amerika sudah ada hukuman yang di buat bagi orang-orang yang melakukan kejahatan seksual terhadap binatang, ini merupakan hal yang terpisah dari hukuman yang diberikan bagi orang yang melakukan kejahatan seksual terhadap manusia. Yang menjadi pertanyaan hukuman apakah yang akan dijatuhi kepada orang yang melakukan kejahatan seperti halnya yang diperbuat Rodel Vereen, apabila kasus ini dilakukan di Indonesia? Apakah sama hukumannya terhadap orang yang melakukan pelecehan terhadap manusia? Terus apakah kasus ini akan menjadi awal perkembangan timbulnya Peraturan-peraturan yang mengatur ketertiban antara manusia dengan binatang? Entahlah yang jelas menurut saya Rodel Vereen memang telah hilang akal sehatnya.





Tidak ada komentar:

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails